Artificial Beauty

Setelah lupa pasword database…

Setelah salah setting plugins…

Setelah hujan reda…

Setelah kerjaan selesai…

Setelah lepas senja..

Gw kembali menulis disini, pasti pada kangen kan, bilang iya aja sih biar gw seneng šŸ˜€

Bingung juga terlalu banyak isi di kepala, tapi sungguh sulit diungkapkan, sama kaya banyak rasa di hati tapi takut untuk diungkapkan,halah.

Mungkin tulisan gw kali ini buat yang berumur 17 ++, atau sudah berpikir dewasa, karena kalau tidak akan tersinggung. I warn you before, so shall we begin?

Gw belakangan seringkali melihat banyak gejala kaum hawa yang pengen banget tampil luar biasa, terlihat manis, cantik, anggun, rajin menabung, baik hati, dan tidak sombong. Bentar, kebanyakan sepertinya, cantik dan manis aja deh. Tapi dibalik itu semua gw miris caranya suka lebay menurut gw sih ya.

Kenapa gw bilang lebay, karena cara yang digunakan justru melampaui kaidah cantik, manis dan anggun itu sendiri. Contohnya gimana sih atau maksudnya gimana sih? Gini lho maksudnya:

1. Jaman sekarang banyak banget yang make make up berlebihan. Itu bedak tebelnya udah kaya gula di donat, aseli putih banget cyin, gak takut lagi musim hujan apa, ntar luntur lho :D. Mending cuma bedak, belum lagi eye shadow, lipstick, bulu mata palsu, alis mata di tatoo. Kadangkala gw mikir, Jeng situ mau maen lenong atau mau mangkal di Taman Lawang? Sorry for the rude, tapi mindset gw selalu mengarah kepada makhluk hermaproid kalau ada yang tampilan begitu. Well itu salah satu makhluk yang gw takut di dunia, setan aja lewat, bisa keringet dingin gw klo di deket mereka. Bukan gak menghormati mereka, tapi emang gw takut tampilannya itu lho.

2. Make aplikasi photo editing yang cenderung hhhmmm, kebanyakan (iya over bahasa Jawanya). Aseli gw gak ngelarang, itu hak anda kok, mau pake juga gak apa-apa. Tapi berhubung udah dipasang di socmed ya hak gw dunk buat memberi komentar :D. Photo editing bagus digunakan, asal jangan lebay, yang cukup ajalah. Kalau emang kulitnya gak putih ya jangan dibikin seolah-olah putih. Tuhan udah tau kok kadar cantik kalian kaya gimana. Kasihan kami kaum Adam yang terkadang terkecoh dengan penampilan anda, gak mau dunk dikatain tampilan foto Ferrari tampilan aseli Mpok Nori, upsss….

Girls, cowo itu (kebanyakan) suka kalian apa adanya. Bukan gak boleh dandan, boleh asal tau batasan. Gw sendiri jujur lebih suka cewe yang natural, gak kebanyakan dandan tapi terlihat anggun, yah kaya Dian Sastro gitu deh atau Raisa lah mentoknya :D. Kalian itu bisa terlihat cantik dan menarik gak hanya dari riasan atau hiasan semata, banyak hal yang bisa menaikkan derajat kecantikan kalian. Kecerdasan, Kesopanan, dan Wawasan itu jauh lebih penting dari make up yang tebel dan polesan Camera 360 yang kebanyakan. Atau dari ketepatan waktu dan kejelasanĀ  ketika kalian janjian (hayooooo siapa yang kena sepet angkat tangannya!). Serius deh kalian di gituin juga gak akan serta merta berubah jadi Dian Sastro atau Raisa, paling malah jadi hhhmmm… (gak jadi deh :D).

Banyak kok yang sebenernya secara fisik biasa aja, tapi mereka menutupi dengan inner beauty, jadinya much-much better dari yang memaksakan make up berlebihan. Tapi ya itu kan hak masing-masing. Tapi ya apalah arti artificial beauty, toh hanya bertahan sesaat, kena hujan juga kehapus (walaupun ada yang waterproof, belum lagi kalo kalian gak sengaja nangis ).

Jadi kalian para makhluk ciptaan Tuhan yang membuat kami berpaling tolong renungkan ini:

Semua Bisa Cantik

Tapi Belum Tentu Menarik

Apalagi Baik…

See you next time….

This entry was posted in Story and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *