Gentleman dan (Bukan) Playboy…

1. Hai, mau kemana lo, bareng dunk…

2. Hai, lo kayanya mau ke kampus ya,wah bisa bareng, biar gak sendirian…

Selamat malam para jomblo dan yang sudah memiliki pasangan (baik resmi maupun belum resmi), semoga pada sehat jasmani dan rohani ya. Topik kali ini adalah mengenai pria di mata wanita, jadi yang suka pria tapi bukan wanita, mohon maaf ya jika tak berkenan.

Gw sengaja memulai pembicaran kita dengan 2 contoh pertanyaan diatas, pertanyaan simple dan sering ditanyakan kaum pria kepada wanita. Disadari maupun tidak pertanyaan ini memiliki korelasi dengan judul diatas, iya judul tak akan pergi kebawah sodara,jadi jangan dicari dibawah ya. Dari dua pertanyaan diatas, menurut teman-teman yang wanita mana sih yang lebih elegan? Yang bukan wanita jangan dijawab ya, plisss. Nah buat pria kalian lebih sering pakai yang mana coba? Ini kasusnya pria nanya ke wanita lhooo…

Di jaman globalisasi seperti sekarang ini konon hanya ada 2 tipe pria (menurut wanita), pria bajingan dan pria gay. Pendapat yang perlu diperdebatkan mengingat gw bukan masuk kategori keduanya. Menurut gw yang bener adalah pria Gentleman dan Playboy. Memang secara praktek di lapangan, bukan di rumah sakit ya perbedaannya memang tipis, sulit dibedakan namun visi hidup keduanya jelas berbeda. Mari kita lihat bedanya

1. Gentleman

Berasal dari kata gentle atau lembut tapi bukan berarti lelembut ya, itu sih namanya jin. Konon biasanya pria-pria gentleman ini adalah tipikal yang menjunjung tinggi hak asasi wanita dan kadang rela diinjak hak sepatu wanita (sakit lhoo, apalagi kena kelingking). Pada situasi di atas biasanya menggunakan pertanyaan nomer 2, sopan tapi penuh ketelitian dan analisis. Tanpa bertanya dia bisa tau klo si wanita akan pergi ke kampus, ya walaupun ada faktor nebak juga sih, tapi kan biasanya si wanita akan merasa diperhatikan, iyakan? Ya memang ada kemungkinan salah, tapi at least udah usaha kan sob, misalnya salah pun langsung bisa diatasi dengan pernyataan: Oh, dikira mau ke kuliah, soalnya rapi banget. Simple kan?

Pria gentleman itu biasanya elegan sob, agak sedikit nakal, dan punya selera humor yang cerdas. Elegan karena mereka gak sepenuhnya memanjakan wanita, mereka menjunjung tinggi emansipasi wanita, gak asal manjain wanita. Mereka membiasakan para wanita untuk mandiri, seperti tidak membiasakan selalu membayari wanita ketika makan (bukan pelit sob), menyilahkan wanita untuk berusaha sendiri membawa barang bawaannya selama mereka mampu, dan tidak terlalu sering menanyakan kabar si wanita.

Agak terkesan cuek memang, namun mereka sadar wanita bukanlah makhluk yang lemah. Namun gentleman ini memiliki tingkat perhatian yang detail terhadap para wanita, contoh ketika sedang jalan berdua, tiba-tiba mereka mengingatkan si wanita tentang suatu jadwal yang harus dilakukan si wanita, jadwal kelas gym misalnya. Padahal si wanita tidak pernah memberi tahu secara langsung mengenai jadwal tersebut. Hal dasar tentang bagaimana menghormati wanita akan dijadikan pedoman ketika mereka berjalan dengan wanita, seperti:

  1. Wanita harus selalu berjalan di tepi dalam, sebab bagaimanapun juga pria harus siap melindungi wanita yang ada di sebelahnya.
  2. Ketika hujan usahakan agar wanita yang berjalan dengan anda mendapat perlindungan payung yang jauh lebih baik dari anda, cowo basah kena hujan itu sudah biasa komandan!
  3. Jangan lupa untuk selalu berusaha mengucapkan 3 magic words (maaf, tolong, dan terima kasih).
  4. Kalau ngomong sama wanita lihat matanya, jangan yang lain ya

2. Playboy

Secara garis besar memang perbedaan antara playboy dan gentleman agak beda tipis, setipis pakaian wanita jaman sekarang, lhoooo. Yang membedakan hanya tujuan akhir, biasanya para playboy ini memiliki agenda tersendiri atas kebaikannya. Biasanya tingkah playboy ini agak sedikit agresif ketika dekat wanita. Playboy ini memperlakukan wanita sebagai objek kesenangan sedangkan gentleman menempatkan wanita sebagai seorang yang harus dijaga kehormatannya. Anda para wanita harus hati-hati terhadap buaian manis para playboy, karena mereka penuh buaian manis.

Yang gw heran ya, kadang wanita itu suka salah menilai tentang mana playboy mana gentleman. Kadang ada pria yang berusaha baik sama semua wanita dianggap playboy. Kami para pria ada di posisi serba sulit, baik dianggap playboy, cuek dianggap brengsek atau gay. Tolonglah para wanita, kami berbuat baik tak selalu ada maunya, bedakan ya ketika tanduk kami keluar dan ketika kami memang benar-benar jadi gentleman, yah walaupun kami sendiri para pria sulit untuk membatasinya.

Jangan suka jealous berlebih ketika kami baik sama wanita lain ya, memang sudah insting, apalagi kalau wanitanya cantik, hehehehe. kami berusaha profesional kok, ada batasnya baik supaya kamipun tak dimanfaatkan.

Jujur ya gw merasa sebagai tipe gentleman, gw berusaha baik sama semua wanita, yah resikonya jadi suka digosipin. Berbuat baik kan memang tak selamanya bisa dianggap sebuah kebaikan di mata manusia, tapi Insya Allah di mata Tuhan akan mendapat pahala, apalagi kalau ikhlas tanpa mengharap sesuatu. Ngarep jadi pacar gak apa-apa sih, hehehehe.

Sekian coretan kali ini, semoga anda para pria dapat profesional ya, kalo emang ngarep jadi pacar jangan ragu-ragu buat bilang, ntar keburu disalip orang bahaya kan.

Ayo yang jomblo segera jadi gentleman, biar cepet dapet momongan eh pasangan maksudnya, kasihan banyak wanita single di luar sana yang perlu dilindungi. Baiklah karena gw juga harus mencari pasangan, eh memilih maksudnya sekian dulu ya, mohon maaf misal ada yang merasa tersinggung, mungkin emang sengaja,hehehe.

Sampai ketemu bray..

See you soon.

This entry was posted in Story and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *