Teror is You!

Gak terasa…

Udah lama gak nulis…

Habis sibuk sih, sibuk ngurusin masa depan…

Terus sekarang sekalinya nulis ngomong teror, entah itu teror mata sapi, teror dadar atau bahkan martabak teror….(Itu Telor!)

Jadi arah tulisan kali ini tetap gak jelas, yah kaya yang udah-udah.

Kenapa sih gw nulis judulnya Teror is You? Berangkat dari peristiwa teror bom di daerah Thamrin beberapa waktu lalu, gw punya pandangan terhadap definisi teror yang ada. Boleh kan gw punya pandangan berbeda? Bolehlah ini negara demokrasi (meskipun sekarang konon ada pasal hate of speech!).

Diawali dengan definisi Teror itu sendiri, menurut KBBI artinya adalah usaha menciptakan ketakutan, kengerian, dan kekejaman oleh seseorang atau golongan. Dari sini cukup jelas bahwa yang namanya teror itu tujuannya gak bagus (kecuali situ nebar teror udah mau nikah duluan ke mantan, eeeh). Pada saat Peristiwa Thamrin kemarin, secara tidak langsung yang menyebarkan teror bukan hanya teroris yang meledakan bom atau menembak polisi dan masyarakat secara membabi buta.

Lalu siapakah teroris yang saya maksud disini?

Anda! Iya benar anda! Orang-orang yang menyebarkan berita HOAX di media sosial tanpa mencari tahu terlebih dahulu kebenaran dan validitas berita tersebut. Gw sendiri hampir jadi korban berita hoax ini, dimulai dari berita yang konon ada ledakan lain sampai berita ada teroris yang lolos dan sedang jalan-jalan keliling Jakarta membawa AK-47! Sayangnya pelaku teror ini bukanlah orang bodoh atau fanatik terhadap golongan tertentu, mayoritas dari mereka adalah orang cerdas, kaya (at least punya gadget canggih) tapi sayangnya malas mencari kebenaran dari berita tersebut. Teroris inilah yang justru jauh lebih bahaya dari pelaku penembakan dan pemboman di Thamrin. Coba anda pikir informasi yang secara viral anda sebar luaskan dan pada akhirnya banyak orang percaya dan kemudian menjadi panik, chaos, dan ketakutan melanda. Secara tidak langsung anda membantu para teroris asli tersebut dengan menciptakan kondisi yang mereka inginkan.

So, supaya anda tidak ambil bagian dari penyebaran ideologi para teroris, ada baiknya sebelum menyebarkan informasi atau berita, dicek dulu kebenarannya. Toh saya yakin anda tidak berlangganan paket internet khusus untuk chatting :p. Kalaupun malas cari tahu, lebih baik diam dan tidak menyebarkan berita negatif atau yang belum pasti kebenarannya.

Dan semoga hal ini tidak terjadi untuk berita HOAX lainnya..

#BeASmartReader #STOPHOAX #KamiTidakTakut #IndonesiaBersatu #StopTerrorism #HealTheWorld

This entry was posted in Story and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Teror is You!

  1. Lukman says:

    Pas nonton metro tv siaran langsung, reporter tolol itu langsung bilang ada braking news kalo bom meledak juga di Palmerah. Nah itu gimana ? Secara langsung beritanya dari metro tv yg walaupun akhirnya hoax, membuat kepanikan di masyarakat ketika itu

    • 3Maskentir says:

      kalau pertanyaan itu gimana kan sudah terjawab setelah itu Metro TV kena sanksi dari KPI. Gw rasa Metro TV juga dapet info dr WA yg beredar. Sebagai manusia berakal, (harusnya) sih cek info lain dulu sebelum percaya, hanya saja masyarakat kita mudah percaya dan terprovokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *